Kebanyakan dari kita tidak "ngeh" tentang search engine pada saat ingin mencari sesuatu di internet, padahal dalam berselancar di dunia maya kita tidak bisa lepas dari mesin pencari itu. Oke sekarang marilah kita lebih dekat mengenal tentang siapa sih search engine itu sebenarnya?, apa yang mereka lakukan dalam menyuguhkan informasi yang kita inginkan?. Gimana lanjut..?

Dari sudut pandang pengguna internet, sebuah search engine (mesin pencari) adalah sebuah halaman yang memperbolehkan para pengguna untuk mengetikkan kata kunci / keyword atau kalimat yang akan dicari dan akan mendapatkan hasil yang sangat berhubungan / relevan dengan kata kunci yang dimasukkan dan tersusunan rapi dalam sebuah indeks.

Relevansi antara kata kunci yang dimasukkan ditentukan oleh sebuah program yang di-otomatisasikan sebagai sebuah algoritma. search engine meng-indeks banyak sekali konten yang ada di internet mulai dari halaman website, image, dokumen seperti PDF, microsoft office serta music dan video. Sungguh sangat tidak masuk akal buat sebuah search engine untuk meng-indeks semua halaman dalam waktu yang bersamaan, sebagai gantinya mereka menggunakan program otomatisasi yang bernama "robots" (juga dinamakan bots, crawler atau spider). Program ini menelusuri isi sebuah website / blog kemudian menaruhnya di dalam indeks hasil pencarian, berawal dari halaman pertama dari sebuah website dan mengikuti link yang ditemukannya maka robots/spider dengan cepat menemukan link-link yang ada di dalam website yang saling terkait bahkan link-link yang menuju ke website lain (outbond link), proses ini kemudian disebut "spidering".

Semua konten/isi halaman dalam website yang ditemukan oleh spider di urutkan berdasarkan teori algoritma (yang mengerti bahasa ini pastinya programmer si perusahaan search engine) tersebut. Jadi hasil pencarian ini akan menyediakan konten yang ringkas kepada para pencari dalam bentuk judul atau isi dari halaman website tertentu dalam urutan per-sepuluh link perhalaman yang benar-benar paling relevan dengan kata kunci yang dimasukkan oleh pencari.

search engine dalam membuat indeks di halaman hasil pencarian juga berdasarkan dari input para pembuat webiste melalui halaman pengiriman alamat website gratis atau yang berbayar (untuk yang gratis misalnya www.google.com/addurl) atau juga dari hasil penjelajahan terhadap website baru selama proses spidering yang disebutkan diatas. Namun jelasnya jika sebuah search engine tidak mengetahui adanya sebuah website baru, maka website tersebut-pun tidak dapat dilihat di indeks pada halaman hasil pencarian. Antara search engine Google dan Yahoo! terdapat perbedaan dalam teknik penyampaian hasil pencarian pada indeks mereka, dan yang menarik adalah pada Google yang memiliki sistem dimana mereka harus menelusuri semua website yang ada di internet secara periodik dan bisa mengubah indeks hasil pencarian, Nah selama proses spidering ulang ini kemudian disebut juga Googledance yang kemudian menjadi objek yang menarik buat para pakar search engine dalam mengoptimasi website atau blog mereka agar tampil di halaman pertama dan menjadi nomer satu (kemudian dinamakan proses Search Engine Optimization/SEO).

Teori lain dalam menampilkan indeks, beberapa search engine juga menyediakan fitur-fitur untuk para pencari kata kunci seperti fitur bahasa yang diinginkan dan juga antara satu search engine dengan yang lain juga berkolaborasi dalam menampilkan hasil pencarian, contoh AOL yang menggunakan teknologi Google.

Pada akhirnya persaingan antara semua search engine yang ada di dunia maya, Google-lah search engine yang paling sering dipakai oleh para pencari kata kunci di jagat internet, hampir 200 juta pencari menggunakan Google setiap harinya. Wow fantastis...!!

Nah semoga artikel ini bisa membuat kita lebih dekat kepada raja empunya search engine dan lebih kenal dekat dengan teknik SEO.