stop dreaming start actionSudah hampir seminggu saya mengikuti kontes Mas Jokosusilo yang bertajuk stop dreaming start action, banyak yang bisa dipetik hikmah dari kontes ini, sesungguhnya banyak pekerjaan rumah yang menumpuk agar kita bisa tetap eksis di jagad per-bisnis-an online (halah bahasanya..). Sebagai pebisnis online, anda-pun mungkin setuju dengan saya, kalau kontes ini sedikit mempengaruhi bagaimana cara kita meng-optimasi sebuah keyword yang kita jagokan ke Mbah Google. Mari kita telusuri dengan asik dan santai dalam bahasan ini.

Ide yang mungkin bisa dikembangkan dari kontes ini adalah bagaimana kita menyikapi sesungguhnya falsafah stop dreaming start action yang sesungguhnya membawa kita pada sebuah gerakan untuk mendobrak kebiasaan bermimpi banyak lapisan orang yang ingin mendapatkan hasil maksimal tanpa usaha yang maksimal pula.

Mungkin gebrakan (yang mendobrak;red) ini pula yang harus diusung oleh pemain pemula dalam bisnis online (termasuk saya) karena sebenarnya teknik SEO yang saya pakai selama ini, hanya berkutat pada internal linking yang saya ciptakan antara posting baru dengan posting yang lama dalam satu blog dengan menggunakan titel tetap yaitu stop dreaming start action disertai judul tambahan setelahnya.

Ada juga dengan pemakaian teknik bolding pada keyword yang akan kita optimasi, dalam satu paragraf. Dalam teori white hat SEO mengenal teknik bolding keyword yang diperbolehkan pada setiap paragraf yang kita tulis, sehingga akan menyebar pada seluruh halaman. Bisa anda perhatikan semua tulisan stop dreaming start action pada artikel ini saya bolding dan mengarah kepada satu artikel yang kita jagokan dalam blog kita. Dan artikel tersebut mempunyai ekternal link ke sumber yang kita tuju, dalam hal ini halaman website mas Jokosusilo.

Dan teori yang terakhir ini mungkin bisa anda pakai dalam meng-optimasi keyword stop dreaming start action sebagai keyword andalan anda, yaitu dengan membuat artikel dengan jumlah kata berkisar antara 250-500, katanya sih kalau artikel dengan jumlah kata tersebut lebih disenangi Mbah Google (bukan Mbah Surip, lho).

Namun semua itu berpulang kepada keputusan Mbah Google sendiri untuk menetapkan siapa yang bakal nongol pada akhir kontes, setidaknya dengan melakukan action-action diatas, saya harap anda bisa mempraktekkan pada blog anda, memang pada saat ini, hasil SERP pada Google.co.id kebanyakan keyword dimiliki oleh domain berbayar, namun jangan patah semangat, terus action dan action..

salam action

Artikel yang berhubungan erat :